Tampilkan postingan dengan label just talk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label just talk. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Juni 2014

Taman-taman Sakura

Burung-burung gereja ikut serta menikmati sakura
Hanami. Istilah itu mulai saya kenal saat browsing mengenai cherry blossom atau sakura blossom. Saya pikir hanami adalah istilah dalam bahasa jepang untuk sakura blossom. Sampai saya tiba di jepang saya baru mengerti hanami adalah kegiatan menikmati sakura dengan berkumpul-kumpul disekitar pohon sakura. Ah ini juga saya tahu dari teman saya, Mela. Banyak sekali acara yang bisa dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga, kolega kerja ataupun kawan-kawan sepermainan. Ada yang berkumpul untuk minum teh, makan-makan, reunian, acara sekolah atau hanya sekedar mengobrol menghabiskan waktu sorenya. 

Karena hanami ini erat hubungannya dengan sakura blossom, maka tradisi ini hanya dilakukan pada awal musim semi antara akhir maret sampai awal mei. Jika di Tokyo, hanami lebih sering terlihat di taman-taman umum seperti Ueno park, Shinjuku Gyoen, Yoyogi park atau Sumida park. Di beberapa tempat, pohon sakura dipercantik dengan memberikan lampu-lampu penerang saat malam hari yang biasa disebut yozakura atau "night sakura"
Hanami di Shinjuku Gyoen

Minggu, 29 Juni 2014

Milky Way


Milky way di pagi hari
Sudah ratusan kali saya memotret langit, selalu terkagum-kagum dengan apa yang mampu diberikannya. Langit yang sama bisa menghasilkan perasaan yang berbeda. Suasana hati bisa menjadi begitu menyenangkan dengan hanya melihat senja mulai memerah. Atau hati bisa menjadi sendu karena  sang surya tak kunjung menampakkan kehangatannya. Ataupun senyuman bisa berkembang saat langin menampilkan kemolekan rembulan.

Awal bulan Mei kemaarin saya mendapatkan sebuah potret milkyway dari D90 saya. Ini baru pertama kali saya bisa mengabadikannya. Betapa senangnya bisa menikmati tarian ribuan bintang tanpa diganggu oleh kemolekan rembulan. Ah, kadang seperti inilah kita diharuskan memilih, jarang sekali kita bisa mendapatkan dua keindahan sekaligus.
Bukit berbintang

Sabtu, 31 Mei 2014

Naik Kereta Api, Tutt tutt tutt..


Bukan lagu dari judul di atas yang menemani perjalan saya selama di Jepang. Lebih banyak lagu-lagu dari Payung Teduh, White Shoes and The Couple Company ataupun King of Convenience yang bersenandung syahdu dari MP3 player saya saat melintasi rel-rel kereta di sana. Yah, kereta adalah transportasi paling efektif yang bisa digunakan untuk keliling Jepang. Meskipun tidak bisa dibilang paling murah. Tetapi sebagai turis, kita ditawarkan paket transportasi yang cukup hemat di kantong seperti JR Pass ataupun One-day Pass.

Pembelian tiket dilakukan di vending machine! itu yang saya pelajari di hari pertama di Jepang. Dengan minimnya penduduk jepang yang mengerti bahasa inggris, saya tetap berusaha bertanya dengan menunjukkan gambar one-day pass dari sebuah map guide yang saya ambil di bandara Haneda. Sepertinya penjaga pintu stasiun mengerti apa yang saya tanyakan. Ah, bahasa universal, kalau kata Paulo Coelho. Saya ikuti petuntuk dari si penjaga pintu stasiun. Hanya ada satu jalur disana atau lebih tampak seperti lorong. Setelah berjalan sekitar 100m, saya tetap tidak menemukan loket yang kemungkinan menjual tiket alih-alih malah sudah di pinggir jalan besar. Brrr, udara dingin mulai terasa. Oh, inikah udara musim semi itu, benak saya. ya, ini adalah perjalanan pertama saya ke wilayah dengan 4 musim. Di luar pun kami tidak menemukan loket yang kami cari. Ah iya, trip ke Jepang ini saya ditemani kawan saya, Mela. Terpaksa kami harus bertemu dengan pejaga pintu stasiun sebelumnya. Melihat saya kembali, tampak si penjaga loket mengerti. Beberapa detik kemudian, si penjaga pintu stasiun keluar dari biliknya menuntun saya ke vending machine di sebelah biliknya. Aha! ternyata beli tiketnya di vending machine dan yang ditunjuk oleh penjaga pintu stasiun adalah vending machine bukan arah ke loket pejualan tiket. Ingin rasanya tertawa saat itu juga. Dia melihat map guide di tangan saya, memastikan tiket mana yang saya request. Meminta saya memasukkan beberapa yen ke dalam vending machine sesuai dengan permintaan di layar. Dua kartu pun kelur dari vending machine dengan tulisan kanji yang saya tidak mengerti sama sekali. Tapi saya percaya itu adalah one day pass untuk kereta Tokyo Metro dan Toei Subway yang saya request. Pagi itu saya mengerti bahwa pembelian tiket bisa dilakukan di vending machine yang berada di setiap stasiun dan setiap setasiun tidak selalu memiliki loket penjualan tiket.

Kamis, 29 Mei 2014

My First Snowfall


Butiran partikel putih terlihat mulai bertebaran. Saya sendiri belum yakin apakah ini salju atau bukan. Tidak ada orang yang bisa saya tanyai atau sebernya saya cukup malas untuk bangun dari tempat duduk dan bertanya kepada orang-orang di dalam kereta JR Hida Limited Express Nagoya-Takayama ini. Partikel putih ini mulai menghilang digantikan oleh lanskap pegunungan dengan pepohonan berdaun warna putih. Ah entahlah, saya sendiri masih bingung apakah itu daun, serpihan batu kapur atu memang salju yang turun dari semalam. Begitu kereta berhenti, saya sudah bersiap dengan baju musim dingin hasil pinjaman dari Raga. Many thanks to Raga yang telah meminjamkan saya jaket tebal ini dan juga apartemennya selama saya di Kyoto. Ya, saya ke Jepang tidak berharap mendapatkan musim salju, jadi tidak ada persiapan untuk kostum musim dingin. Toh saya ke negeri Sakura ini untuk menikmati keindahan Sakura yang hanya bersemi satu tahun sekali. Begitu keluar gerbong kereta, angin dingin mulai terasa. Tiba tiba satu dua benda asing terasa menempel di pipi. Saya sendiri langsung mecari arah dari benda ini berasal. Mendongak ke atas terlihat ribuan butiran partikel putih melewati celah antara atap kereta dengan langit-langit stasiun. Yeay, ini salju dalam benak saya. Seperti anak kecil ingin lompat-lompat kemudian berlarian mengelilingi stasiun saking senangnya. Yah, tapi itu hanya di benak saya. Malu dong sudah gedhe. Paling yang saya lakukan hanya berputar putar di depan stasiun Takayama untuk menikmati saju ini. Ndeso! Biarin! It's my first experience with snowfall.








Minggu, 16 Februari 2014

Selingan.. pertengahan februari 2014


Sudah lama gak ada update dari blog ini. Meskipun sebenarnya beberapa kali saya pengen "pamer" foto jalan-jalan saya. Hahahaa. Tapi ya sudahlah, buat duduk manis sambil ngutak atik lightroom aja sangat malas apalagi mikir buat bikin satu paragraph cerita.

Setahun terakhir, beberapa kisah perjalan mengalir begitu saja. Setelah mendapat sertifikasi diving, saya pun mulai mengenal dunia bawah laut. Pengalaman pertama melihat wreck dan wow, how big it is. Cuman bisa lihat bagian depannya dengan bagian buritan yang terlalu dalam. Ini lebih kerasa, "tinggi" banget yak saya diving, bukannya "dalem" banget. Pertama kali melihat dua cuttlefish (sotong) sedang berbulan madu, perubahan warna kulitnya menakjubkan. Pertama kali melihat nudibranch dengan warna yang menawan bak kupu-kupu dalam laut. Waktu seakan berjalan lambat mengikuti setiap langkah sang nudibranch.

Another journey was solo traveling. Ini favorit saya. Setiap langkah merupakan kerjasama yang apik antar kaki dan otak. Tidak ada paksaan dalam setiap langkah. Seringkali mendapatkan surprise yang bisa diceritakan beberapa tahun setelahnya. Pengalaman seperti menginap di tempat orang yang baru ketemu di jalan membuat persiapan tidur makin lama karena berpikir akan dijampi-jampi sama si empunya rumah. Berhasil menyusup jadi penumpang gelap kapal express bahari dengan bantuan tukang kopi setempat. Dan mengetahui how local people do itu lebih mudah ketika jalan-jalan sendiri. New story and new knowledge.

Beberapa perjalanan direncanakan bersama sahabat. The journey was heading to seek beautiful places or just enjoying new destination with whole ingredient inside. Seperti pelarian akhir minggu dari riuhnya kota besar bermodalkan tenda untuk menikmati sejuknya udara pegunungan, air terjun dan acara masak memasak yang menyenangkan. Atau bersepeda menelusuri kota tua di suatu pulau bekas markas ekspansi Inggris ke Malaka.

Kalo ngetrip, saya gak begitu terobsesi dengan "point of interest". Misalnya saya gak menyesal saat gak dapat perfect sunrise di Penanjakan Bromo. Saya pun gak terlalu sedih kalau tidak bisa memotret birdview dari KL Tower saat explore Kuala Lumpur. Gagal diving di Derawan juga bukan hal yang perlu disesali, toh kegiatannya lainnya disana masih sangat menyenangkan. Beberapa itinerary bisa saya skip meskipun kadang kala itu menjadi "must visit" dari kawan maupun suatu situs traveling dan tidak begitu menjadi masalah. Kerena perjalanan ini adalah perjalanan saya dan tidak perlu dibandingkan. Every journey always has its own story.

The journey always give new experience, teach something and get new taste. Sometimes the trip was run out of plan but the best thing I can do is live the moment.


Jumat, 29 Maret 2013

Piknik di Pucak Darajat, Garut - Masih menjadi impian semu



Gw tiba-tiba pengen ngobrolin Garut setelah lihat foto-foto di sana yang jadi pengen gw share. Udah hampir setahun yang lalu gw gak lagi mengunjung kota dengan wisata air panasnya ini. Sebelumnya memang gw akan kembali ke kota ini setiap bulannya untuk mengunjungi salah satu pembangkit geothermal di Puncak Darajat. Salah satu puncak dengan ketinggian 2000m di atas permukaan laut yang menghasilkan panas alami dari perut buminya.

Puncak darajat menurut gw sangat menarik untuk dijadikan tempat kabur dari segala hiruk pikuk perkotaan. Daerah dengan temperatur rata-rata di bawah 20 degC ini menjadi tempat yang cocok untuk puluhan hektar perkebunan kol yang ditanam sepanjang tahun. Musim tanam atau musim panen pun menyajikan pemandangan yang sempurna untuk bukit-bukit di Puncak Darajat.

Selain itu adanya sumber air panas membuat waterpark-waterpark kecil semakin bermunculan di sekitar kebun kol. Meskipun ada juga beberapa yang menutup lapaknya akibat tidak begitu banyak pengunjung yang datang. Beberapa pengelola membuat wahana lain seperti menunggang kuda dan balapan ATV agar bisa bertahan dari bisnis wisata ini. Memang penginapan di sini belum begitu banyak pilihan, tidak seperti desa tetangganya, Cipanas. Kebanyakan pengunjung hanya pulang hari dan tidak meninap di sini.

Sesekali kebayang aja klo satu saat bisa gelar tikar sama bawa rantang buat makan siang disini .

Senin, 24 Desember 2012

Kecak Fire Dance

Kecak dance while the sun is going down

Ini yang selalu diceritakan sama beberapa temen gw, "lo harus lihat tari kecak di Uluwatu saat sunset, It's Wonderful". Dan setelah beberapa kali ke Bali, akhirnya kesampean juga buat nontonnya. Minggu lalu gw tiba-tiba dikasih kerjaan kantor nemenin bule dari Amrik jalan-jalan ke Bali besoknya. Yippie, langsung packing, jarang jarang ni dikasih kerjaan vacation :D
A kidnapped wife named Shinta

Sabtu, 03 November 2012

Sie Jin Kwie by Teater Koma

From November 3, 2012

Di satu jumat sore, seorang teman tiba-tiba memberikan selembar tiket nonton teater. Wee, gw langsung girang karena udah lama pengen nonton sebuah teater dari kelompok teater popular. Yah, biasanya gw nonton hanya dari teater-teater mahasiswa. Beruntung saat itu temen gw punya beberapa free tiket untuk nonton Teater Koma manggung. Yah, Teater Koma, yang  bulan Maret lalu menampilkan “SIE JIN KWIE di negeri sihir” di TIM. Pementasan cerita ini juga cukup menarik karena memadukan wayang tavip, wayang kulit cina-jawa, wayang gendong, wayang potehi, wayang beber, wayang wong, dan opera cina. Seluruh ekspresi mimikmuka, keserasian gerakan antar lakon sampe musikalisasi yang pas dari setiap sesi membuat perhatian gw tidak berpaling dari panggung selama 3 jam pertunjukan.
From November 3, 2012

Minggu, 26 Agustus 2012

Sunset at my Home Town


Penampakan di sebelah utara rumah, Paciran
Sebagai penyuka pantai, gw selalu mencari spot sunset terbaik di setiap jalan-jalan gw. Dan gw bisa tersenyum lebar hanya dengan melihat lingkaran oranye perlahan menghilang di atas garis horizon. Februari kemaren gw udah gagal mendapatkannya ketika gw ke bali dan Lombok selama 8 hari. Yep, padahal tiap hari kita selalu berhadapan dengan pantai. Cuaca memang kurang sedikit mendukung waktu itu.

Anyway,  sebenernya gw sudah sangat terhibur melihat fenomena matahari tenggelam ini. Jika matahari tak mau menunjukkan pesonanya, kadang awan yang menggantikannya dengan membuat background panggung hiburan yang sangat menakjubkan. Dan tidak akan sama di setiap pertunjukannya. Kadang seperti lautan kapas berwarna jingga. Sering juga muncul seperti ombak di atas langit. Ato sekedar memberikan garis-garis cahaya dibalik sang cumulunimbus.

Dan lagi keelokan senja tidak harus selalu tampak di atas pantai. Gw sering termangu memperhatikannya dari atas roof top kantor gw. Yang tak kalah menarik jika gw melihatnya dari balik jendela pesawat terbang. Gw pernah juga pernah memperolehnya di ujung garis jalan tol..

Ternyata spot sunset yang juga bagus gw dapetin di sebelah rumah gw. Yah, sebenernya rumah orang tua gw, di desa Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Setelah liburan ini gw mendapatkan beberapa foto indah sang surya saat tenggelam.

Mencari kerang

Senin, 26 Desember 2011

Ekowisata Mangrove Jakarta

Disaat jakarta mulai tumbuh dengan skyscraper nya dan daerah pinggiran yang direncanakan sebagai daerah resapan air menjadi benteng-benteng pribadi, masih ada satu tempat terlindungi sebagai tempat tinggal bagi ratusan jenis pohon, burung, ikan, kera, tupai, kura-kura dll.

Meskipun terletak di daerah pinggiran Pantai Indah Kapuk, suasana pabrik oksigen ini terasa hijau dan menyegarkan. Tapi sayang, tempat ini belum terbuka untuk umum, harus dengan izin dari dinas setempat biar bisa masuk. Iya sih, jarang dimasuki aja, masih banyak sampah-sampah berserakan di sekitarnya, gimana klo orang-orang yang tidak bertanggung jawab mulai memadati ekowisata ini bersama sampah-sampahnya.



Selasa, 06 September 2011

Kembali ke blogger

Terhitung sejak ulang tahun terakhir gw, gw gak nulis di blog ini. Sebelumnya gw mencoba bikin blog baru (http://chandraandrey.tumblr.com/) yang ternyata kurang asik buat nulis sebuah cerita tentang gw. Dan gw akan mencoba kembali merangkai blog gw ini.

Beberapa temen banyak yang protes gara postingan gw cuman serpihan-serpihan hasil kamera gw thok. Oke, gw akan coba buat nambahin story behind that pic. Meskipun mengetik di keyboard menurut gw jauh lebih susah dari pada memegang sebuah kamera.

Bismillah..









ps : blog gw yang http://chandraandrey.tumblr.com/ masih akan tetap aktif, biasa buat posting-posting karya Leishoot Photoworks dan  ide yang muncul begitu saja.

Sabtu, 13 Maret 2010

Piye yo ??

Hmm, what's for today..

Akhir2 ini orang2 rame ngomongin terroris. Gossip tentang Pansus 8 udah digantiin sama Densus 88. tapi apa benar orang-orang yang di tuduh memang terroris..

Dari kasus bom bali 1, sebenernya gw gak begitu setuju dengan istilah jihad yang dikumandangkan Amrozi cs. apa begini tuntukan agama kita. Gw inget khutbah jumat kemarin, bahwa islam merupakan agama yang lemah lembut. Banyak sekali kalo gw googling, tuntunan2 baik itu dari Allah SWT maupun Rasulnya yang mengajarkan bahwa dalam melakukan sesuatu, kita harus melakukannya dengan cara2 yang baik. Bisa disaring sendiri mana yang shohih dan bisa kita cari asbabun nuzul dari ayat2 ini sehingga pemahaman tuntutan2 ini bisa secara menyeluruh.

Beberapa hari yang lalu juga gw dengerin di metro wawancara dengan anggota JI. lupa nama orangnya, hal paling susah soalnya buat gw. Dia bilang bahwa dia tidak akan melakukan pengeboman2 seperti yang terjadi di bali, jakarta dan beberapa tempat di indonesia lainnya. Tetapi ketika ditanya apakah dia setuju dengan jihad yang dilakukan dengan pengeboman di wilayah damai seperti di Indonesia, dia selalu berdalih bahwa orang2 kafir telah melakukan hal yang lebih keji di wilayah saudara2 kita di Afghanistan sana. Dan inilah arti jihad untuk melawan penindasan seperti itu menurut mereka.

Yang jadi intinya sebenernya apakah target dari jihad ini sudah benar. Loh, orang2 kafir disini kan tidak ada hubngannya dengan peperangan di Afghanistan ato daerah2 saudara kita yang dihancurkan oleh Amerika cs. Mereka hidup damai dengan kita seperti orang2 yahudi dan nasrani di Yatsrib (baca : Madinah) ketika Rasulullah menjadi pemimpin negara disana.

CMIW. Allahu A'lam

bom bali 1 (foto.detik.com)

Senin, 05 Oktober 2009

mosaik

Hmm, barusan googling2, eh nemu software buat bikin mosaik. udah lama ni gw cari. langsung aja dicoba, dan beginilah hasilnya..

Minggu, 27 September 2009

Tribute to The Sun

Berhubung gak pandai ni bikin puisi, 'ode'nya pake jepretan2 aja ahh. hehe..


Powered by Nokia 3120.

Senin, 06 Juli 2009

Kerempeng, mana keren ??

Aarghhh.. Akhir2 ini beberapa orang bilang kok badan gw kurus amat. Kayak orang kurang makan ;> (kayaknya gtu lah di benak mereka) . Meskipun mereka gak protes, tapi kesannya mereka tuh pengen alangkah baiknya jika badan gw cukup berisi.
Sebenernya badan gw seperti inilah dari dulu. Dan gak ada yang berubah dari porsi makan gw yang selalau buanyak. Entah salah dimana, mungkinkah gw kena cacingan ?? (sepertinya si enggak=)
Apalagi sekarang kayaknya makin makmur. Makan 3 kali sehari dengan porsi 4 sehat. Eh, untuk buah2an nya jarang deng (susah soalnya belinya). Klo susu emang gak pernah, gak doyan !!!
Tapi kenapa berat gw gak bisa lebih besar dari 54 kg? klo dperhatiin, memang si perawakan gw keliatan kurus, ceking, kayak tinggal tulang dan daging keknya. Hehe..
Oh, ada yang bisa membantuku ??

Jumat, 05 Desember 2008

Blind of Heart

Kemaren gw baca majalah, kok ada ya orang <'yang pasti bukan amuba> ngambil alat pendeteksi tsunami. Ini bukan masalah kehilangan barang mahal <'yang kek gitu kayaknya bisa ratusan juta rupiah, tp paling sama malingnya dibawa k pasar loak -dikilo lagi-> . Ribuan nyawa orang bisa bergantung pada alat itu cuy. Loh kok malah di colong, gak punya otak kali ya tu orang. bener2 egois.. errgghhh...
Ada lagi gw baca d koran, rel kereta malahan di colong. Gak tanggung2, bukan cuman bautnya, besi2 rel nya jg cuy. Padahal tiap hari kan puluhan kereta lewat situ. Klo keretanya anjlog gara2 gak ada relnya, wow, bisa jadi kuburan masal noh disono. Nah yang paling dosa kan yang nyolong.. Klo bunuh satu orang aja, boleh di penggal kepalanya. Klo bunuh puluhan orang, boleh dicincang kayaknya tuh penjahat...
Ada lagi tuh, yang nyolong besi2 tiang SUTET. Nah lo, Klo tu roboh <'ZZZZZ', gimana yak bayanginnya> . Dan itu kejadian cuy, karena kagak kuat nahan gaya2 anginya, tiang SUTETnya roboh. Suruh belajar Statika Struktur dulu kali yak tu maling, biar tau akibatnya kalo dia ngambil thrust2 tiang sutet...
Ada yang yang lebih parah cuy. Ni maling udah gak mikirin orang lain, dia jg kagak mikirin dirinya sendiri. Masak kabel listrik PLN yang tegangannya super tinggi dicuri. Wal hasil, tu orang kesetrum akhirnya, dan mampus di tempat.. Setelah itu mampus juga dia di akherat.. huh...
Jadi, yang kayak gini ini salah siapa? <'salah gw dan temen-temen-temen gw?>
Bingung gw..

Jumat, 05 September 2008

Hati2 Polisi !! (Part 2)

Hari ini adalah hari persidangan gw : ( Yah, harus bangun padi deh kali ini biar ngantri di tempat sidangnya gak lama.. J 8.30 gw berangkt k pengadilan Jl R.E Martadinata no 80.A sesuai dengan tempat yang ditunjukkan di surat tilang. Udah ngantri sejam, surat tilangnya dibalikin, soalnya berkas tilangnya gak di kasih sama POLISI k pengadilan. So, gw harus ke kantor Polres Bandung Tengah buat ngambil vespa montok gw. (sial dioper2 nih.. ehm, birokrasi yang sangat buruk memang) .Bru keluar dari ruang persidangan ada yang nawarin mo ngambilin vespa montok gw, tetapi dengan imbalan IDR 150rb. Gila kali ya tu orang, padahal semalem gw googling paling banter gw kena denda IDR 30rb (UULAJ pasal 61(1) dan 57(2)-[http://id.wikipedia.org/wiki/Bukti_pelanggaran]). Akhirnya, gw putusin buat dateng langsung ajah ke Polresnya. Sampe sana, langsung ajah ke bagian lalu lintas. Baru mo ngasih surat tilangnya ke bapak POLISI, ada teman senasib (sama2 kena sial) ternyata, lagi diceramahin sama bapak2 POLISI. Gimana enggak, dari pengadilan di bilang berkasnya belon nyampe, tapi kata polisi berkasnya sudah di kirim ke pangadilan.(Gimana ini???) Kasihan dia, dibentak2 bukan karena kesalahannya.. Dari situ terlihat sangat meyakinkan, bahwa sang bapak2 POLISI tidak main2 dengan HUKUM.. Gila !!! sampe dia berteriak suruh obrak abrik ajah tuh pengadilan klo blon nerima berkas tilangnya. klo gak, suruh panggil DIA...!!! busyet dah, sangat meyakinkan !!!!!!
Finally, giliran gw nih sekarang di dakwa. Gini nih percakapannya (meskipun gak sama persis - tapi maksudnya sama) :
bpk POLISI :"WAH, ini pelanggaran GANDA."
gw : ya iya lah, saya jg tau pak, saya juga bisa baca surat tilangnya (dalam hati)
bpk POLISI : "Motornya emang dimana??"
gw : bukannya harusnya gw yang nanya kayak gitu yak (idem)
bpk POLISI : "ehmm, dendanya 75 rb, soalya pelanggan ganda. klo satu sh cuman 50rb aj."
gw : "pak, kok bs semahal itu? semalem saya lihat di internet cuman 15 rb klo satu pelanggaran, maksimal saya paling kena denda 30rb pak!!!"
pak polisi : "hmmmmmm----" sambil nganguk2..
gw : gila ni POLISI, lagi bulan puasa, kok sempet2nya mo minta santunan. bukannya lebih baik memberi santuan orang yak.
gw : ohh, ternyata ini alasan kenapa berkas gw gak nyampe pengadilan =)
gw : ckckck..sambil geleng2...
akhirnay gw di suruh k ruang tunggu dulu. Setelah beberapa menit kemudian.
bpk POLISI : "Chandra...., Bayar dendanya aja dik."
Gw kasih ajah duit 30rb tanpa berkas pembayaran dan sebagainya. Bingung, tapi mo gimana lagi, gw pikir memang begini prosedurnya.. Gak tau tuh akirnya uang 30rb gw masuk ke kantong siapa...

So, Hati2 klo berurusan sama bpk polisi. Agak sedikit lengah kita, beliau bisa dapat santunan yang lebih banyak..

Kamis, 28 Agustus 2008

Hati2 Polisi !! (Part 1)

Hari yang naas bagi gw nih..
Pagi-pagi udah kena tilang. Sial itu bapak2 polisi udah nungguin di simpang rawan pelanggaran.
Akibat rambu yag tidak bgitu keliatan, gw terobos ajah forbidden.. yah di berhentiin deh ma tu bapak2 polisi. Sialnya lagi STNK gw lagi diperpanjang, dan yang gw bawa cuman foto copy STNKny.hwahaha... "Wah ada mangsa baru nih" gitu kali yak di pikiran bpk polisi itu. heheh... Seperti biasa, gw dibawa tuh ke tempat yag agak sedikit "saru" (biar transaksinya gak mencolok). Disana mereka bercerita panjang lebar tentng kesalahan yang gw bikin. Pusing mendengar celotehan mereka, gw langsung minta ajah surat tilangnya. Gila men,,, tiba2 salah satu diantara mereka nawarin "bantuan" bwt gw. Dengan sedikit berat hati gw tolak.. Sialnya namanya gak gw catet tu, padahal mungkin bisa dapet uang 1 juta yak dari kapolda (atas laporan penawaran suap)
.. Finally gw menyesal nih sampe sekarang, harusnya gw bs dapet hadiah pelaporan (polisi meminta duit sogokan) trus gw pake deh buat bayar tilang.. kembaliannya masih banyak lagi. hehehe ;>

Selasa, 26 Agustus 2008

Laler Lare Rolas

Taukah kawan,,
Laler Lare Rolas (bahasa jawa) merupakan arti kata dari "lalat bersayap duabelas".
Inget pas kecil kecil dulu, kata ini merupaka pembelajaran untuk pelafalan kosa kata yang baik dan benar..
Percayakah kawan, siapa bisa melafalkan kata ini dengan fasih cukup 5 kali berturut-turut merupakan calon manusia2 yang berbakat dalam bersilat lidah.
Cobalah kawan,, tarik nafas dalam2, kemudia ucapkanlalah ,,,

"LALER LARE ROLAS"

gimana???